Diberdayakan oleh Blogger.

rss

dijual rumah

di jual rumah siap huni
dijual rumah di perumnas simalingkar
jln tembakau III no.17 medan
SHM,lantai keramik,ruang TV,2kt,2km,dapur,sudah punya pagar,cocok untuk investasi.
harga nego....!
hubungin redaksi barita online di 081362451662

Tukaran link

selamat dfatang

Minggu, 30 Oktober 2011

Gerindra Pilih Bertahan di Luar Pemerintahan

Gerindra Pilih Bertahan di Luar Pemerintahan

Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon juga menyebut belum ada komunikasi dari SBY kepada Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra terkait isu reshuffle. “Saya kok belum mendengar. Saya kira tidak ada komunikasi itu. Biarkan saja “lah Pak SBY tahu apa yang harus dilakukan,” kata Fadli saat dihubungi, Senin (26/9).
Dia menegaskan bahwa Gerindra tidak pernah berharap dan tidak akan meminta-minta diberi jatah kursi menteri. “Kami hanya berharap presiden bisa memilih tim terbaik, the dream team,” ujar tangan kanan Prabowo, itu. Kalau kinerja pemerintahan baik, Fadli optimistis kesejahteraan masyarakat juga akan ikut membaik.Untuk itu, menurut Fadli, SBY seharusnya membentuk zaken kabinet atau cabinet ahli. Sumber rekrutmentnya tidak harus dari kalangan partai politik. Pilihannya juga biasa dari perguruan tinggi, LSM, atau tokoh masyarakat yang independen. “Seharusnya dicari orang “orang yang terbaik dan ahli dibidangnya. Biar ketika masuk ke kementerian tidak belajar dari nol dan dikerjai sama anak buahnya,” kata Fadli.
Dalam pandangan Fadli, ada dua bidang utama yang harus mendapat perhatian serius dari SBY, yaitu perekonomian dan kesejahteraan rakyat. “Kita tidak bicara menteri satu per satu. Tapi, kedua bidang ini harus menjadi fokus. Apalagi, kita tengah menghadapi potensi krisis ekonomi di tingkat dunia,” ingatnya

Jumat, 23 Juli 2010

Band Festival and Futsal Tournament

Band Festival and Futsal Tournament antar SMA sederajat se-kota Medan
(Gebyar Prestasi Olahraga dan Seni Fakultas Ekonomi UNIKA Santo Thomas)
Jaringan:
Global
Waktu Mulai:
20 Februari 2010 jam 13:00
Waktu Selesai:
26 Februari 2010 jam 18:00
Tempat:
Jl. Setia Budi No. 479F Tanjung Sari, Medan
Keterangan
pendaftaran dimulai:

tanggal : 1-18 Februari 2010
tempat : Fakultas Ekonomi UNIKA Santo Thomas
Jl. Setia Budi No. 479F Tj. Sari, Medan
waktu : 08.00-15.30 WIB

Biaya pendaftaran:
Band : Rp 75.000,-/grup
Futsal : Rp 100.000,- + biaya jaminan Rp 50.000,-/tim

Contact person:
Ferdinand Tomanggor SE (081362451662)
Alfon Irio Sitanggang (081260658663)

Liputan khusus

Pilkada daerah sebentar lagi dilaksanakan diberbagai daerah di sumatera utara. Banyak calon yang tampil mencoba menjual konsep kepada masyrakat yang sifatnya membangun jika nantinya terpilih. Salah satu pasangan calon Bupati di Humbang hasudutan yaitu Baginda lumban Gaol/saul Situmoranp (BA-SA) dihadapan pengurus, anggota & tokoh adat marga sienem kodin pd tgl18 jan 2009 memaparkan visi & misinya sekaligus minta restu agar marga sienem kodin mendukungnya dlm pmilihan nanti terlebih bpk Saul Situmorang (calon wakil bupati) merupakan bere dari marga sienem kodin (ibu dr bpk saul br tinambunan) & juga istri br sidabutar(boru parna). Pd kesempatan tersebut, seluruh pengurus, anggota & tokoh-tokoh adat marga sienem kodin memberi memberi pasu2 sekaligus mengulosi bpk saul situmorang beserta ibu sebagai tanda bahwa seluruh elemen masyrakat marga sienem kodim akan mendukung pasangan Baginda/saul (BA-SA) menjadi pemimpin yang tugasnya marhobas di masyrakat kab Humbang Hasudutan. Ditulis oleh ferdinand tumanggor,Se

Kamis, 08 Juli 2010

Sejarah berdirinya DAIRI

Kabupaten Dairi merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang usianya cukup tua,sebelum masa penjajahan Belanda antara tahun 1852 sampai tahun 1942. Sejarah berdirinya pemerintah Kabupaten Dairi ketika pada masa agresi militer I menguasai Sumatera Timur.Untuk menyelenggarakan pemerintahan serta perang melawan agresi Belanda, Residen Tapanuli ketika itu Dr Ferdinand Lumbantobing selaku Gubernur Militer Sumatera Timur dan Tapanuli, menetapkan Keresidenan Tapanuli menjadi 4 (empat) kabupaten masing-masing Kabupaten Dairi, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Humbang dan Kabupaten Silindung. Berdasarkan surat Residen Tapanuli Nomor 1256 tanggal 12 September 1947 ditetapkan Paulus Manurung sebagai Bupati pertama Kabupaten Dairi yang berkedudukan di Sidikalang, terhitung mulai 1 Oktober 1947. Berdasarkan tanggal ketetapan bupati pertama itulah yang akhirnya dasar kesepakatan antara pemerintah dan masyarakat ditetapkan sebagai "Hari Jadi Kabupaten Dairi" melalui Keputusan DPRD Kabupaten Dairi Nomor 4/K-DPRD/1997 tanggal 29 April 1977.
Pada awal berdirinya Kabupaten Dairi terbagi atas 3 kewedanan dan 6 kecamatan yaitu:-kewedanan Sidikalang : ada 2 kecamatan,Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Sumbul.-kewedanan Simsim,ada 2 kecamatan yaitu Kecamatan Kerajaan dan Kecamatan Salak,-kewedanan Karo Kampung:ada 2 kecamatan yaitu Kecamatan Tiga Lingga dan Kecamatan Tanah Pinem.
Memasuki usianya yang ke-60 Kabupaten Dairi yang terkenal dengan "Kopi Sidikalang" hingga Desember 2005 meliputi 15 kecamatan, 8 kelurahan dan 148 desa. Kabupaten Dairi memiliki potensi alam yang sangat kaya, seperti keindahan alam daerahnya, hasil pertanian yang beraneka ragam dan melimpah, serta beberapa daerah memiliki kandungan bahan tambang yang sangat berharga. Sesuai dengan keadaan alam dan topografinya sektor pertanian berperan dominan dalam mendukung perekonomian masyarakat. Berdasarkan hasil pendaftaran rumah tangga sensus pertanian tahun 2003 (angka tetap) terdapat 57.591 rumah tangga pertanian yang mencakup kegiatan bertani/berkebun, beternak ikan kolam/kerambah maupun tambak dan ternak hewan pedagang/unggas.

Jumat, 12 Maret 2010

sejarah batak

Batak adalah nama sukubangsa di Indonesia. Suku ini bermukim di Sumatra Utara. Suku Batak ini berdiaspora ke berbagai penjuru Indonesia. Diperkirakan di wilayah Jabodetabek saja sudah mencapai lebih dari 200.000 jiwa. Lebih banyak orang Batak bermukim di luar daerah asalnya yakni Tapanuli, Simalungun, dan Karo. 14% penduduk kota Medan adalah orang Batak, sehingga secara nasional orang Batak sering disebut sebagai orang Medan, karena kota Medan adalah kota terbesar di Sumatera Utara dengan penduduk 2,3 juta jiwa dan pertumbuhan kota yang sangat pesat yang di dominasi oleh etnis Jawa dan Cina, orang Batak yang 85% hidup di pedesaan malu jika mengaku dari desa. Maka, banyak orang Batak sering mengaku dari Medan (Maksudnya 'Sumatera Utara').

Mayoritas orang Batak beragama Kristen dan sebagian lagi beragama Islam. Tetapi dan ada pula yang menganut agama Malim (pengikutnya biasa disebut dengan Parmalim ) dan juga penganut kepercayaan animisme (disebut Pelebegu atau Parbegu), walaupun kin jumlah penganut Parmalim dan Pelebegu ini sudah semakin berkurang.


Suku Batak terdiri dari beberapa sub-suku yang berdiam di wilayah Sumatera Utara yakni sebagian besar di Tapanuli, Simalungun, Karo, serta Nias dan Pakpak-Dairi -- kedua wilayah terakhir ini termasuk wilayah Tapanuli. Sub-suku Batak terdiri dari Toba yang bermukim di wilayah Toba yakni Toba, Silindung, Samosir, dan Humbang; Angkola yang bermukim di wilayah Tapanuli Selatan, Sipirok dan Angkola; Mandailing yang bermukim di Mandailing Natal; Simalungun di daerah Simalungun; Karo di daerah Karo; Pakpak Dairi bermukim di daerah Pakpak dan Dairi. Bahkan dalam pelajaran antropologi yang diajarkan di sekolah-sekolah bahwa Nias, Alas dan Gayo dikelompokkan dalam sub Suku Batak. Dalam dua dasawarsa terakhir ini terbentuk pula sub-suku Batak lainnya, yakni Batak Pesisir. Ir. Akbar Tanjung, mantan Ketua DPR-RI, pertama kali menjadi ketua Persatuan Batak Pesisir ini. Sub-suku Batak Peisisir ini bermukim (tersebar) di daerah-daerah pesisir pantai Timur Sumatera yakni Asahan, Labuhan Batu dan Rantau Prapat, juga pantai Barat Sumatera yakni Sibolga dan Barus di Tapanuli Tengah.

Pengelompokan sub suku Batak dilakukan berdasarkan wilayah pemukimannya, darpada karena garis keturunan.

Ada dua bentuk kekerabatan bagi suku Batak, yakni berdasarkan garis keturunan (genealogi) dan berdasarkan wilayah pemukiman (teritorial).

Bentuk kekerabatan berdasarkan garis keturunan (genealogi) terlihat dari silsilah marga mulai dari Si Raja Batak, dimana semua sub suku Batak memiliki marga. Sedangkan kekerabatan berdasarkan wilayah pemukiman (teritorial) terlihat dari terbentuknya, tersepakatinya suatu tradisi adat-istiadat di setiap wilayah. Bagi orang Batak yang bermukim di wilayah Mandailing, misalnya, terbentuk suatu tradisi adat-istiadatyang memiliki corak tersendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba, walaupun marga-marga yang bermukim di Mandailing dan Toba banyak yang sama, seperti marga Siregar, Lubis, Hasibuan, dan Batubara.

Untuk menggambarkan betapa kedua bentuk kekerabatan ini memiliki daya rekat yang sama, ada perumpamaan dalam bahasa Batak Toba berbunyi demikian: Jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul. Artinya, semua orang mengakui bahwa hubungan garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam sistem kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

Jadi pembagian sub-suku Batak lebih ditentukan oleh wilayah pemukiman atau Bius daripada garis keturunan silsilah.


Kamis, 21 Januari 2010

silsilah marga siennem kodin

Asal usul marga-marga siennem kodin
Tumanggor adalah salah satu keturunan dari opung tuan nakoda raja yang mana tuan nahkoda raja memiliki 7 anak yaitu:
1.Simbuyak-mbuyak;tidak mempunyai keturunan karana dia cacat fisik yaitu tidak memiliki tulang dan tdak
bisa berjalan tapi memiliki kesaktian.
2.Tinambunan;berasal dari kata tambun yang artinya gemuk.

3.Tumanggor;berasal dari kata tanggor yang artinya kuat/kekar,menempati daerah Pasi,Hutagalung,alahan pardomuan,batu gajah,sindias,kepas dan lain2 yang masih daerah si6 kodin.

4.maharadja;berasal dari kata raja yg artinya hormat/kuasa.
5.turuten;berasal dari kata turut yang artinya patuh
6.Pinayungan;berasal dari katapayung yg artinya pelindung.
7.anak ampun;berasal dari kata ampun yg artinya anak bungsu

silsilah marga tumanggor
Tumanggor mempunyai 2 anak yaitu gala(Paling tua) dan galung(siadekan).Tumanggor
gala ini tinggal di alahan perdomuan dqan batu gajah sedangkan galung tingtgal di hutagalung,pasi dan keppas dan selanjutnya berketuranan dan menetap di wilayah siennem kodin yang mana daerah ini termasuk wilayah kabupaten humbang hasudutan.jika ada marga tumanggor/tumangger yang daerah lain itu dikarenakan sudah merantau&menetap dikampung marga lain.

wilayah ini dahulu kala dibagi-bagi oleh belanda menjadi beberapa keresidenan karana dendam kepada suku pakpak dengan tujuan untuk memecah belah marga-marga suku pakpak,ini disebabkan suku pakpak sangat setia &melindungi raja sisingamaraja keXXII.HAl ini terbukti dari matinya Raja Sisingfamaraja keXXII di pearaja.

jadi tidak benar kalau dikatakan tumanggor bukan marga pakapak karena semua marga pakpak yang ada didaerah bekas keresidenan tapanuli utara yang dibentuk oleh belanda masih tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi suku pakpak.hal ini hanya perbedaan vokal “o”&”E”yang mana daerah siennem kodin(wilayah sekarang) cendrung memggunakan vokal”o”sedangkan didaerah lain menggunakan vokal”E”.

inilah sekilas sejarah dari marga tumanggor dan semua marga-marga suku pakpak yang lain yang tinggal di daerah siennem kodim sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang salah mana akan menimbulkan perselisian dan bahkan permusuhan.
Catatan :
Dairi : ennem=6;Toba:onom=6,Kodin=hudon
terima kasih..
Dokumen dari Alm St.P.Tumanggor(Pensiunan Kantor Pos Medan/anak Dari Raja Pandua,Alahan Pardomuan)dan dicoba untuk dipublikasikan oleh anaknya Ferdinand Tumanggor,SE

Senin, 30 November 2009

Dies Natalis ke 25 unika st.thomas sumatra utara

Alumni Unika St. Thomas yang kami cintai, kita akan menyelenggarakan Dies Natalis ke 25 pada tanggal 17 Desember 2009. Kami telah mempersiapkan Seminar Nasional dengan tema “BERSATU PADU MENINGKATKAN MUTU”. Kami mengharapkan kehadiran para Alumni dalam acara ini. Dalam kegiatan ini kami juga membutuhkan dana. Biaya sel...uruhnya ± Rp.90 juta. Yayasan telah menyanggupi setengahnya, sisanya kami harapkan dari uluran tangan para alumni. Rencananya Rektor Unika yg pertama : P. Gonzalvus H. Sinijders, OFMCap akan diundang dari Negeri Belanda. Beliau saat ini berusia 86 tahun.Sumbangan alumni dapat disalurkan melalui rekening Universitas di BNI Cabang DR. MANSYUR MEDAN atas nama UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS SU no. rekening : 0091352819. Demikian, semoga Unika dan alumni tetap jaya. Syalom. Dari Panitia, Ketua : Drs. Sarimonang Sihombing, MBA, Sekretaris : Dr. Kornel Munthe, SE., M.Si
Google Akun
Email:
Sandi:
Anda lupa sandi?

buku tamu


ShoutMix chat widget

Blog Archive

 

sekilas info

- Hadirilah Dies Natalis ke 25 universitas katolik st.thomas sumatra utara dan Seminar Nasional dengan tema “BERSATU PADU MENINGKATKAN MUTU”,pada tanggal 17 Desember 2009,di universitas katolik st.thomas meda.info lebih lanjut hubungi sekret panita.
- hadirilah dan doakan perayaan natal forum komunikasi pemuda dan mahasiswa pakkat,parlilitan dan tarabintang tgl17 desember,19.30wib dijambur bukit sion,jl.pd.bulan medan

berastagi

berastagi